Kisah Inspiratif Hana Maulida, jadi Sahabat Pelindung Anak dari Kekerasan Seksual
Kekerasan terhadap anak saat ini semakin memprihatinkan, termasuk yang terjadi di wilayah Banten. Mirisnya, kekerasan tersebut kerap terjadi di lingkungan yang seharusnya ramah untuk anak-anak, seperti di sekolah, pondok pesantren dan keluarga. pelakunya pun sering kali dari orang yang dekat dengan korban.
Tindakan kekerasan yang terjadi pada anak tidak jarang
seperti benang kusut yang sulit terurai. Selain korban yang sering kali tidak
berani mengadukan apa yang dialami, lingkungan, termasuk keluarga, sering
justru menutupi kasus yang terjadi. Sebagai korban, anak bisa mengalami trauma
bahkan sampai kehilangan masa depan.
Gerakan Kakak Aman Indonesia
Keprihatinan yang mendalam muncul dari Hana Maulida,
srikandi dari Banten yang hadir memberi rasa aman kepada anak-anak. Melalui
gerakan Kakak Aman Indonesia, Hana melakukan inisiatif untuk mengedukasi
anak-anak mulai dari Taman Kanak-kanak sampai Sekolah Dasar.
Awalnya gerakan ini hanya dilakukan di hanya memulai dari
sekolah dasar yakni SDN Buah Gede, Kota Serang, Banten sejak tahun 2023, namun
saat ini sudah mulai menyebar di seluruh Serang dan Cilegon.
Keberhasilan Gerakan Kakak Aman Indonesia tidak terlepas
dari cara komunikasi Hana dan tim dengan anak-anak. Meski terlihat sangat
simpel, yaitu mendorong anak-anak untuk berani melakukan hal simpel, dampaknya
ternyata luar biasa. Bekal pengetahuan ini yang menjadi senjata bagi anak agar
ketika merasa kurang aman tahu harus bagaimana.
Melalui media pembelajaran yang edukatif dan mudah dipahami,
anak-anak dapat menambah pengetahuan tentang hal yang kurang menyenangkan
dengan cara yang menggembirakan.
Hana menyusun modul pembelajaran tentang informasi terkait
edukasi seksualitas dan juga kekerasan seksual yang dibuat dengan bahasa yang
mudah dimengerti. Media yang digunakan untuk menjelaskan pun beragam, mulai
dari dialog interaktif, dongeng, permainan dan penjelasan dengan menggunakan poster-poster.
Untuk bisa memberi penjelasan dan pengarahan, yang
dibutuhkan adalah cara berkomunikasi dan kemampuan menghadirkan rasa nyaman
pada anak. Karena itu, semua orang bisa menjadi “Kakak”, tempat bercerita dan
mengadu bagi anak yang mengalami pelecehan atau kekerasan seksual baik ketika
di rumah, di tempat umum maupun saat di lingkungan sekolah.
Pentingnya Pendidikan Seksual pada Anak
Cukup banyak yang salah persepsi ketika mengartikan kata
pendidikan seksual ada anak. Tidak sedikit yang menganggap bahwa pendidikan
tersebut tentu berkaitan dengan alat reproduksi dan bagaimana hubungan
seksualitas. Kenyataannya arti dari kalimat tersebut sangat luas, seluas
dampaknya terhadap masa depan anak yang menjadi korban kekerasan seksual.
Istilah pendidikan seksual bisa diartikan sebagai pendidikan
yang memberikan sinyal hal apa saja yang harus segera direspon saat anak
mendapat perlakuan dari orang yang ada di sekitarnya. Kekerasan seksual pada
anak tidak selalu berupa hubungan intim, tapi juga bisa dalam bentuk verbal,
pandangan dan lainnya.
Pendidikan seksual sangat penting untuk anak semua usia.
Tidak hanya anak perempuan, anak lelaki pun perlu meningkatkan pengetahuannya
tentang pendidikan seksual karena bisa juga menjadi korban. Saat ini predator
seksual tidak hanya mengincar anak perempuan tetapi juga lelaki. Karena itu
mereka semua harus responsif terhadap perlakukan yang diterima.
Tidak sedikit anak yang menjadi korban karena mereka kurang
paham bahwa tindakan yang mereka terima termasuk perbuatan asusila. Di lain
sisi, banyak juga anak yang sebenarnya merasa kurang nyaman dengan perlakuan
yang diterima namun tidak berani mengadu atau tidak tahu kemana harus mengadu.
Lebih parah lagi, saat pelakunya adalah orang yang
seharusnya memberi perlindungan kepada mereka. Untuk mencegah hal ini agar
tidak sampai terjadi, anak-anak harus diberi bekal ilmu dan keberanian bereaksi
ketika mendapat perlakuan tidak baik.
Menyikapi hal ini, Hana bersama teman-temannya hadir sebagai
kakak yang siap mendengar cerita anak-anak sampai memberikan perlindungan
kepada mereka. Langkah Hana sebenarnya bisa dilakukan oleh siapa saja agar
semakin banyak generasi yang terselamatkan.
Mendapat Anugerah Satu Indonesia dari Astra
Apa yang dilakukan Hana terlihat sederhana namun dampak dan
manfaatnya luar biasa. Berkat gerakan yang dilakukan banyak anak-anak yang masa
depannya diselamatkan. Kehadiran Gerakan Kakak Aman Indonesia lahir dari
generasi muda yang peduli dengan masa depan bangsa.
Berkat kerja keras, ide dan kegigihan Hana, perempuan dari
Banten ini mendapat anugerah Satu Indonesia dari Astra. Anugerah tersebut
merupakan bentuk apresiasi Astra terhadap anak muda yang mendedikasikan
hidupnya pada masyarakat dan lingkungan.
Hana sudah menunjukkan bahwa dari ide sederhana, bisa
memberikan harapan kebahagiaan untuk anak-anak. Anak-anak tersebut mempunyai
“Kakak” tempat untuk menceritakan apa yang mereka alami.
Kiprah Hana sungguh luar biasa, dari satu sekolah, kini
menyebar ke banyak wilayah. Manfaat dari kontribusi Hana tidak hanya dirasakan
oleh anak-anak, tetapi juga orang tua, masyarakat dan bangsa Indonesia. Hana
sudah memberikan kontribusinya untuk negara, sekarang giliran Anda untuk ikut
serta.
